Sistematika Penulisan Makalah yang Baik dan Benar

Penulisan makalah mungkin akan kamu temukan saat kamu sudah mulai memasuki jenjang pendidikan perguruan tinggi. Pada saat itu, kamu akan selalu dihadapkan dengan pembuatan makalah yang ditugaskan oleh para dosen, baik secara individu, maupun secara berkelompok.

Pada dasarnya, meskipun beda dalam mengerjakannya, model sistematika pembuatan makalah baik secara individu maupun kelompok itu sama saja. Penulisan makalah meskipun terlihat sangat susah, namun jika kamu mengetahui bagaimana dasar pembuatan dan sistematika pembuatannya, sebenarnya menulis makalah itu sangatlah mudah.

Karena itu, kunci pembuatan sebuah makalah adalah kamu harus mengetahui bagaimana sistematika penulisan makalah yang baik dan benar. Kamu tidak bisa asal saja dalam menulis makalah. Bisa saja nantinya makalah punyamu justru ditolak atau tidak diterima oleh dosen saat kamu mengumpulkannya.

Format Penulisan Makalah

Format Penulisan Makalah

Saat kamu ingin membuat makalah, terdapat beberapa bagian yang harus dipahami agar dapat membuat makalah yang baik dan benar, serta mudah dipahami oleh pembaca. Berikut bagian-bagian yang penting dalam sistematika penulisan makalah.

Ukuran font dan jenis font

Ukuran font dan jenis font
Sumber: essayedge.com

Sebelum menulis makalah, ada baiknya kamu harus menentukan terlebih dahulu ukuran font dan jenis font yang akan kamu gunakan pada tulisan makalah punyamu. Terkadang, jenis dan juga ukuran font ini disesuaikan dengan dosen, jadi baiknya juga bertanya terlebih dahulu jenis dan ukuran font apa yang akan digunakan jika kamu mendapatkan tugas membuat makalah.

Namun, jika ingin mengikuti aturan umum, kamu bisa menggunakan jenis font Times New Roman dengan ukuran font 12.

Itu merupakan standar umum dalam penulisan sebuah makalah. Jika kamu sudah mengetahuinya, maka kamu bisa mengaturnya terlebih dahulu sebelum menulis makalah nantinya. Pengaturan ini berada di toolbar bagian atas. Kamu akan bisa menemuinya nanti.

Jenis paragraf

Jenis paragraf
Sumber: blog.copify.com

Setelah kamu menentukan ukuran font dan jenis font, selanjutnya kamu perlu mengatur atau memilih jenis paragraf yang tepat untuk digunakan pada penulisan makalahmu. Jenis paragraf sendiri ada 4 jenis yang bisa kamu pilih sesuai keinginanmu. Ada paragraf rata kiri, paragraf rata kanan, paragraf rata tengah, dan paragraf rata kiri dan kanan.

Dalam setiap penulisan, biasanya sering kali dijumpai orang-orang menggunakan jenis paragraf rata kiri dan paragraf rata kiri dan kanan. Tapi, untuk penulisan makalah, sebaiknya kamu memilih jenis paragraf rata kiri dan kanan saja.

Selain itu, biasanya untuk penulisan makalah dan karya ilmiah lebih sering menggunakan paragraf ini daripada paragraf rata kiri. Dengan memilih jenis paragraf rata kiri dan kanan, maka tulisan makalah yang kamu buat akan terlihat rapi baik dari sisi paragraf kiri maupun sisi paragraf kanan.

Pengaturan margin

Margin bisa dibilang juga sebagai desain layout dari tulisan makalah yang akan kamu kerjakan nanti. Pada margin, biasanya akan mengatur batas tepi dari sisi kiri, atas, kanan, dan juga bawah antara tulisan dengan jarak kertas pada saat dicetak nantinya.

Untuk bisa mengetahui posisi dan ukuran yang margin kamu gunakan pada saat kamu menulis, kamu bisa melihatnya pada ruler. Ruler biasanya terletak di atas. Di situ akan menampilkan posisi pada jarak berapa tulisan yang kamu gunakan.

Kamu bisa menemukan pengaturan margin ini di menu bar bagian Page Layout. Di situ nantinya akan ada opsi Margin. Secara default, biasanya sudah ada beberapa margin bawaan yang bisa kamu pilih.

Namun, jika kamu tidak menemukan jenis margin yang sesuai keinginanmu, maka kamu bisa membuat versi marginmu sendiri pada opsi Custom Margin. Kamu akan dihadapkan dengan pilihan berapa ukuran margin yang ingin kamu gunakan.

Umumnya pengaturan margin untuk penulisan makalah biasanya menggunakan ukuran 4 cm untuk tepi kiri dan tepi atas. Kemudian ukuran 3 cm untuk tepi kanan dan tepi bawah.

Nomor halaman

Nomor halaman
Sumber: kendaturner.blogspot.com

Penggunaan nomor halaman terkadang sering digunakan jika makalah yang kamu tulis memiliki lembar yang sangat banyak, tapi bisa juga jika dilakukan karena permintaan dosen. Terkadang, ada juga makalah yang tidak harus menggunakan nomor halaman jika makalah yang ditulis memiliki lembar yang sedikit.

Namun, penggunaan nomor halaman dirasa lebih baik karena akan menciptakan penulisan makalah yang sangat bagus dan rapi. Untuk menggunakan nomor halaman pada tulisan makalah yang kamu buat, kamu bisa mengaturnya di menu bar Insert dan pilih pada opsi Page Number.

Disitu pun akan disajikan berbagai template dari nomor halaman yang bisa kamu gunakan. Tapi, untuk penulisan makalah, kamu bisa memilih template nomor halaman yang berada di bagian bawah pada sisi kanan.

Penggunaan spasi

Spasi dalam penulisan makalahmu juga perlu diperhatikan. Penulisan makalah yang baik tentu penulisan antar kalimatnya tidak terlalu dekat dan juga tidak terlalu jauh. Umumnya, kamu bisa menggunakan spasi dengan ukuran 1,5 cm.

Meskipun banyak pilihan default untuk penggunaan spasi, tapi umumnya untuk penulisan makalah tetap menggunakan ukuran 1,5 cm. Beda lagi dengan penulisan karya ilmiah atau tugas akhir. Biasanya dosen ataupun pihak fakultas dari kampus sering memiliki aturan tersendiri untuk menggunakan spasi bagi para mahasiswanya.

Umumnya, aturan tersebut biasanya menggunakan spasi dengan ukuran 2 cm. Jadi, sebelum menulis makalah, perlu kamu ketahui dan teliti dulu ukuran spasi yang akan kamu gunakan sesuai kebutuhan dan tujuan penulisanmu.

Penggunaan numbering and bullets

Numbering and bullets dapat membantu kamu membuat poin-poin penting yang akan kamu jelaskan di dalam makalah yang kamu buat. Dengan menggunakan numbering and bullets, kamu bisa menjelaskan maksud dan menyampaikan poin penting supaya dosen mengetahui inti dari penjelasan yang kamu maksud.

Namun, kamu tidak bisa sembarangan menggunakannya ketika menulis sebuah makalah. Maksudnya, kamu lebih baik menggunakan numbering saja daripada bullets. Penggunaan numbering terkesan lebih menciptakan kesan rapi dan formal dibandingkan bullets.

Dalam format numbering, bentuk poin yang akan disampaikan berupa dari angka dan juga huruf. Dibandingkan dengan format bullets yang poinnya lebih berbentuk simbol-simbol tertentu, yang nantinya justru membuat makalah yang kamu buat terkesan tidak rapi.

Cermati penggunaan bold

Bold berfungsi sebagai menebalkan atau menghitamkan tulisan maupun kalimat yang kamu tulis. Penggunaan bold pada penulisan sebuah makalah jarang sekali digunakan di tengah-tengah kalimat ataupun isi.

Bold lebih sering digunakan pada awal kalimat. Awal kalimat disini maksudnya adalah sebelum kamu menulis atau membahas penjelasan kalimat yang akan kamu sampaikan.

Bold lebih sering digunakan pada kalimat pada bagian penulisan judul dan subjudul. Jadi, judul yang kamu tulis pada bagian cover halaman yang akan menjadi sampul dari makalahmu, kamu harus menggunakan bold dalam penulisannya.

Selain judul, subjudul juga harus menggunakan bold, supaya menandakan batas-batas dari pembahasan yang kamu bahas di dalam makalah kamu.

Sistematika Penulisan Makalah

Dibawah ini merupakan contoh penulisan makalah yang baik dan benar sehingga dapat menjadi referensi bagi kamu.

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
HALAMAN KATA PENGANTAR
HALAMAN DAFTAR ISI
HALAMAN DAFTAR GAMBAR/GRAFIK

BAB I : PENDAHULUAN

PENDAHULUAN
Sumber: slideshare.net

1.1. LATAR BELAKANG

Bagian ini biasanya menceritakan latar belakang suatu karya ilmiah mengapa kamu ingin menulisnya.

1.2. TUJUAN

Tujuan bermaksud untuk menggambarkan apa tujuan dan maksud dari penulisan makalah tersebut.

1.3. Permasalahan

Beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah tersebut, biasanya akan membahas lebih dalam dan lebih detail.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka biasanya berisi tentang poin-poin penting yang menjadi topik permasalahan. Bagian ini nantinya berguna untuk mengulas kembali masalah-masalah yang memiliki keterkaitan dengan topik permasalahan.

BAB III : PEMBAHASAN

PEMBAHASAN
Sumber: bfswebsite.com

Pembahasan berisi tentang data-data yang sudah diperoleh dari hasil penelitian atau kuisioner, atau bisa juga dari data tertulis yang di ambil dari instansi-instansi yang bersangkutan.

BAB IV : PENUTUP

PENUTUP
Sumber: pixabay.com

4.1. KESIMPULAN

Kesimpulan disini merupakan rangkuman dari semua yang sudah dibahas dalam makalah, isi kesimpulan haruslah jelas beserta poin-poin positif yang bisa diambil oleh pembaca. Sehingga pembaca bisa dengan mudah menemukan kesimpulan yang bermanfaat.

Tentu bagian ini juga tidak kalah penting sebab pembaca bisa menyimpulkan apakah makalah kita itu menarik atau tidak, dan juga pembaca bisa mengambil manfaat dari makalah yang kita buat.

4.2. SARAN

Tentu saja setiap penulisan tidak luput dari yang namanya kekurangan, maka dari itu pada bagian saran diharapkan penulis meminta kepada pembaca untuk memberikan saran dan masukan atau kalau juga bisa melengkapi makalah yang dibuat, sehingga makalah tersebut bisa sempurna dan bagus.

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA
Sumber: bangun.in

Pada bagian ini biasanya berisi sumber-sumber pengambilan data dari makalah yang dibuat, tentu penulis harus menyertakan dimana saja mereka mengambil referensi untuk membuat makalah.

Jika diambil di buku tentu harus jelas seperti judul buku, pengarang, penerbit dan halaman berapa mereka mengutipnya. Atau jika mengambil di internet, mereka harus juga menyantumkan URL / Alamat web yang mereka gunakan.

LAMPIRAN

Lampiran berisi tentang perihal data-data hasil dari pembuatan makalah seperti tabel, grafik, gambar dan lain sebagainya.

Kamu juga bisa menyisipkan foto-foto kegiatan bersama kelompok (jika berbentuk kelompok), dan semua hal berbentuk lampiran yang bisa kamu sertakan dalam makalah tersebut.

Dengan mengetahui format dalam sistematika penulisan makalah tersebut, maka kamu siap untuk membuat sebuah makalah yang baik, rapi, dan benar. Jangan salah, biasanya penulisan makalah yang baik dan benar, akan mendapatkan nilai tambahan dari dosen kamu saat mengoreksi makalah yang kamu buat.