7 Cara Promosi Makanan di WA, Raih Banyak Pelanggan

Miftah

Cara Promosi Makanan di WA

Whatsapp tidak hanya bisa digunakan untuk mengirim pesan ke teman, sahabat, maupun orang yang dikenal lainnya, tapi aplikasi ini juga bisa dipakai sebagai media promosi yang cukup menjanjikan. Para pemilik bisnis kuliner harus mengetahui bagaimana cara promosi makanan di WA yang menarik.

Sebab, jika strategi pemasaran ini tidak dilakukan dengan langkah yang tepat, maka hasil yang diperolehnya tidak akan terlalu bagus. Namun, hal ini tidak akan terjadi jika pelaku usaha mengikuti cara promosi produk kuliner di WA yang tepat, maka hasilnya akan lebih menguntungkan.

Sebenarnya sekarang sudah ada banyak pelaku usaha di Indonesia yang memanfaatkan aplikasi WA untuk menjangkau pelanggan secara lebih luas, karena jumlah pengguna aplikasi ini semakin meningkat di setiap waktunya. Lalu, bagaimana cara untuk mempromosikannya dengan benar?

7 Cara Promosi Makanan di WA untuk Mendapat Pelanggan yang Lebih Banyak

Bisnis kuliner adalah salah satu jenis usaha yang sering dipilih oleh masyarakat Indonesia, karena peluang suksesnya cenderung tinggi. Namun, sama halnya seperti jenis bisnis yang lainnya, bisnis kuliner juga membutuhkan strategi pemasaran yang tepat, seperti promosi di aplikasi Whatsapp (WA).

Sebagian orang mungkin mengira strategi pemasaran lewat media sosial lebih menjanjikan dibanding strategi pemasaran lewat aplikasi pengiriman pesan online seperti ini. Kendati demikian, sebenarnya cara ini juga sangat menjanjikan jika dilakukan dengan langkah-langkah di bawah ini:

1. Gunakan WhatsApp Business

Cara menawarkan makanan di WA yang pertama adalah dengan menggunakan Whatsapp Business. Sebenarnya para pelaku usaha memang bisa menggunakan aplikasi Whatsapp yang biasa, tapi dengan menggunakan aplikasi Whatsapp Business seperti ini akan ada lebih banyak keuntungannya.

Sebab, Whatsapp Business memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak ada di aplikasi Whatsapp biasa, seperti fitur alamat bisnis, jam operasional, katalog, dan lain sebagainya. Dengan membuat profil Whatsapp Bisnis yang berkualitas seperti ini, kredibilitas bisnis tersebut dapat lebih meningkat.

2. Gunakan Foto Berkualitas Tinggi

Foto yang menarik dan berkualitas dapat lebih memikat perhatian banyak orang dibanding foto yang tidak terlihat jelas. Maka dari itu, para penjual makanan yang hendak mempromosikan produknya tersebut di WA harus menggunakan foto yang bernilai jual tinggi atau berkualitas.

Cara promosi makanan di WA ini bisa dilakukan dengan menonjolkan warna, tekstur, dan komposisi dari produk tersebut ketika difoto. Jadi, para calon pelanggan bisa semakin tergiur untuk membeli produk makanan tersebut.

3. Buat Story WA yang Menarik

Saat ini sudah ada banyak penjual di Indonesia yang promosi makanan di WA dengan membuat Story WA yang unik. Namun, tidak semua orang mampu membuat konten yang menarik dan sesuai dengan produk makanan yang dijualnya tersebut.

Story WA yang menarik dapat lebih memikat perhatian banyak pelanggan dan mendatangkan keuntungan yang lebih besar. Saat membuat Story WA ini, penjual jangan hanya menjelaskan spesifikasi produk yang dijualnya tersebut, tapi jelaskan juga rasa makanannya semenarik mungkin.

Selain itu, penjual juga bisa menambahkan informasi terkait manfaat dari makanan tersebut, agar orang-orang semakin tertarik untuk membeli makanan yang ditawarkan, karena mereka ingin mendapat manfaat itu juga.

4. Buat Katalog Produk di WhatsApp Business

Sebelumnya kami sudah mengatakan bahwa salah satu fitur tambahan yang ada di Whatsapp Business adalah katalog produk. Dengan adanya fitur ini, penjual bisa lebih mudah untuk membuat katalog produk yang dijualnya. Jadi, pelanggan bisa lebih mudah untuk memilih produk yang ingin dibelinya.

Nantinya, katalog produk yang dicantumkan pada akun Whatsapp Business harus meliputi foto makanan yang menarik, deskripsi singkat terkait produknya, dan harga makanan yang ditawarkan. Semakin menarik kalimat dan foto yang digunakan, maka semakin banyak pelanggan yang tertarik.

5. Lakukan Branding pada Kemasan Makanan yang Dijual

Cara promosi makanan di WA yang kelima adalah dengan melakukan branding pada kemasan makanan yang akan dijual. Istilah branding pada kemasan makanan ini merujuk pada strategi pemasaran dengan mempercantik tampilan kemasan makanan yang ingin dijual ke khalayak publik.

Tidak hanya menarik, tapi kemasan produk makanan ini juga perlu memadukan nilai estetika dan ergonomis yang apik. Dengan begitu, nilai jual dari produk tersebut dapat semakin meningkat. Sebab, orang-orang akan lebih tertarik untuk membeli produk yang sedang ditawarkan tersebut.

6. Beri Diskon untuk Pembelian Pertama

Pelaku usaha kuliner yang ingin melakukan strategi pemasaran ini juga dapat memberikan harga diskon kepada pelanggan pertama di setiap harinya. Dengan begitu, akan ada banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi pelanggan pertama pada penjualan makanan tersebut.

Namun, pastikan pemberian harga diskon ini tidak mengurangi kualitas makanan yang ditawarkan. Jangan karena harga yang diberikan lebih murah dibanding harga aslinya, penjual dapat semena-mena menurunkan kualitas makanan yang dijualnya tersebut. Sebab, kualitas lebih penting dari segalanya.

7. Gunakan Metode Pesan Siaran

Meski cara ini lebih jarang dipilih dan dilakukan oleh para pelaku usaha kuliner di Indonesia, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba cara yang satu ini. Pesan siaran ini dapat berisi dengan kalimat-kalimat persuasif yang bisa mengajak banyak orang untuk membeli produk yang ditawarkan.

Sebelum mengirim pesan siaran ke banyak pelanggan, penjual harus memilih kontak dari setiap pelanggannya terlebih dahulu. Setelah itu, kirim pesan yang bersifat persuasif tersebut ke beberapa pengguna WA yang sudah pernah membeli di bisnis kulinermu.

Baca juga:

Sebenarnya sudah ada banyak orang di Indonesia yang tahu tentang bagaimana cara promosi makanan di WA, tapi tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa pemilik bisnis kuliner pemula yang belum mengetahuinya. Maka dari itu, di sini kami membahasnya kembali.

Baca juga

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer