5 Aplikasi Android Khusus Root untuk Modifikasi Ponsel Pintar Kamu!

aplikasi untuk hp root

Sebagai pengguna Android, tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah root. Sebagian besar perangkat Android saat ini telah di root untuk memberikan hak akses lebih kepada pengguna.

Selain itu, tujuan utama melakukan root biasanya untuk meningkatkan performa perangkat. Tak sedikit juga yang melakukan root agar bisa menginstall aplikasi berkelas.

Nah, buat Anda yang berencana mempercanggih Android, berikut daftar aplikasi untuk hp yang sudah di root Android paling recommended.

5 Aplikasi Android Root untuk Mempercanggih Smartphone Kamu

1. Root Booster

Root Booster merupakan aplikasi root Anroid yang selalu muncul pada daftar teratas pencarian di Google Play Store. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan root Android agar kinerja perangkat menjadi lebih cepat.

Root Booster

Aplikasi root ini nantinya akan mendeteksi aplikasi yang berjalan di latar belakang dan menguras penggunaan daya untuk di hibernasi sementara sehingga dapat meminimalisir penggunaan RAM.

Fitur lain yang cukup keren dari aplikasi ini yaitu fitur pembersihan sistem dan cache dimana aplikasi secara rutin akan menghapus semua file cache, file thumbnail dan folder-folder kosong untuk melonggarkan ruang penyimpanan.

2. Framaroot Booster

Framaroot merupakan salah satu aplikasi root yang paling terkenal dan telah digunakan sebagian besar pengguna Android. Aplikasi ini akan membuat performa Android semakin cepat dengan mengoptimalkan kerja CPU dan RAM.

Framaroot Booster

Di sisi lain, aplikasi ini akan bekerja mendinginkan CPU agar tidak merusak sistem akibat terjadinya kenaikan suhu serta untuk mengurangi konsumsi baterai.

Dengan menggunakan aplikasi ini, dijamin Android tidak akan mengalami lag ataupun hang meskipun digunakan untuk menjalankan aplikasi yang berat seperti game Mobile Legends.

3. VRoot

Aplikasi Android root lainnya yang juga dapat membuat smartphone lelet menjadi lebih fast respon yaitu Vroot. Aplikasi ini memiliki 3 fitur boosting yaitu speed boost, battery boost dan stability boost.

VRoot

Speed boos berfungsi untuk meningkatkan performa perangkat melalui optimalisasi RAM dan CPU. Battery boost yaitu sebuah fitur dimana aplikasi akan membuat baterai berada dalam mode power save dengan mematikan backgroud aplikasi (menghibernasi) selama ponsel berada pada mode sleep.

Sedangkan stability boos yaitu kemampuan aplikasi dalam mematikan program atau aplikasi yang buruk dan berpotensi memperlambat kinerja perangkat.

4. Root Explorer

Tidak lengkap rasanya jika sebuah smartphone yang sudah di root tidak memiliki aplikasi pengelola file yang satu ini.

Root Explorer

Root Explorer memiliki beragam fitur yang tidak di miliki oleh aplikasi manager file bawaan dari android. Di dalam aplikasi ini kita dapat mengedit coding, teks, dan data lainnya.

Jika anda bosan, anda bisa mengganti tampilan tema yang terdapat dalam Root Explorer ini.

5. System app remover

Jika perangkat sudah diroot, Anda bisa menghapus aplikasi-aplikasi bawaan yang tidak diperlukan guna mengurangi penggunaan RAM dan latar belakang yang dapat mempengaruhi kinerja Android dengan menggunakan aplikasih canggih yang satu ini.

Dengan tampilan yang sederhana, aplikasi ini mudah untuk digunakan. Dalam tampilannya kita langsung akan di suguhkan dengan menu remover aplikasi bawaan yang mana kita bisa memilih mana saja aplikasi yang kita ingin hapus.

Baca jugaTop 5 Aplikasi Pemutus Jaringan WiFi Otomatis di Android

Selain itu, setelah perangkat dilakukan root, sebaiknya mengisntall aplikasi SuperSU untuk membantu mengelola hak akses root dan memberikan ijin kepada aplikasi-aplikasi yang akan di instal nantinya.

Ketika perangkat telah di-root, hak akses pengguna akan lebih tinggi untuk mengutak-atik segala bentuk pengaturan yang ada. Oleh sebab itu, Anda harus selalu berhati-hati dan memastikan terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *