Variabel Bebas Adalah yang Mempengaruhi Hasil Penelitian

Variabel Bebas Adalah Variabel yang Mempengaruhi Hasil Penelitian. Benarkah? Variabel memiliki banyak pengertian dari setiap ahli atau situs yang terkemuka. Salah satu pengertiannya yang dikutip dari Wikipedia, variabel merupakan objek atau fokus dalam penelitian.

Sedangkan menurut Sugiyono (2009 : 38) yang menjelaskan bahwa variabel adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja, yang sudah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi.

Namun, jika dilihat pada KBBI Edisi 5 variabel memiliki arti yang lebih mudah lagi untuk dipahami yaitu sesuatu yang dapat berubah; faktor yang ikut menentukan perubahan.

Pengertian-pengertian tersebut dapat memberikan kesimpulan terhadap arti dari variabel itu sendiri, yaitu hal-hal yang apa saja yang diamati, dicari, atau diteliti dalam sebuah penelitian.

Variabel di dalam sebuah penelitian merupakan sesuatu yang bisa diukur, seperti barang, perlakuan, waktu, dan hal lainnya. Misalnya saja saat melakukan percobaan pertumbuhan tanaman terhadap jenis pupuk.

Pada percobaan ini yang menjadi variabelnya adalah jenis pupuk dan tinggi tanaman. Contoh tersebut menunjukkan ada dua variabel sekaligus dalam satu percobaan, yaitu terdapat variabel bebas dan variabel terikat.

Perbedaan Variabel Bebas dan Terikat

Perbedaan Variabel Bebas dan Terikat

Variabel bebas adalah variabel yang jika terjadi perubahan tidak dipengaruhi oleh variabel yang lainnya di dalam percobaan tersebut. Variabel ini justru yang akan mempengaruhi hasil dari variabel yang lain, yaitu variabel terikat.

Variabel bebas memiliki banyak nama lain, seperti variabel independen, variabel penjelas, variabel terkontrol, variabel faktor, variabel simulator, variabel prediktor, variabel antesenden, dan variabel input. Namun, nama yang lazim digunakan adalah variabel bebas itu sendiri dan variabel independen.

Variabel bebas inilah yang dapat mempengaruhi unsur-unsur yang diukur. Apabila peneliti mengubah variabel bebas, maka variabel terikat pun akan ikut berubah.

Biasanya ada peneliti yang memanipulasi variabel ini untuk menghubungkan antara fenomena yang terjadi dengan gejala-gejala yang diamati. Tidak jarang, hasil dari variabel terikat pun dapat bervariasi.

Contoh Variabel Bebas

Contoh Variabel Bebas

Variabel bebas adalah variabel yang memiliki beragam sifat khas yang melekat dengannya. Ada beberapa ciri sifat khas yang dimiliki oleh variabel bebas, di antaranya:

  1. Variabel bebas memiliki mempunyai potensi yang tinggi terhadap keruwetan atau kerumitan karena sering kali membuat bingung. Hal ini disebabkan oleh banyak orang yang berasumsi bahwa variabel ini adalah variabel yang tidak bergantung terhadap manipulasi apa pun.
  2. Variabel prediktor sering disebut dalam statistik sebagai pengganti variabel bebas. Hal itu terjadi karena variabel tersebut secara sengaja dimanipulasi guna membantu proses pengamatan hubungan antara kedua variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Hubungannya pun biasanya dengan beberapa kuantitas yang lainnya atau bisa juga menentukan kondisi yang berbeda di dalam melakukan percobaan.
  3. Saat berada di percobaan yang sangat sederhana, variabel bebas hanya memiliki dua nilai saja. Nilai tersebut adalah kondisi eksperimental dan kondisi kontrol. Pada kondisi eksperimental, variabel bebas yang dijadikan sebagai penerima perlakuan eksperimen. Sedangkan pada kondisi kontrol, variabel bebas dijadikan sebagai dasar untuk membandingkan atau kontrol efek dari perlakuan yang diberikan dalam eksperimen.
  4. Variabel argumen adalah nama lain dari variabel bebas yang digunakan pada persamaan matematika. Bisa juga sebagai pernyataan yang nilainya menentukan variabel terikat. Variabel terikat dalam y=(x) dan variabel bebas sebagai x.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan singkat di atas, variabel bebas adalah variabel yang dapat mempengaruhi hasil penelitian atau variabel terikat. Meskipun variabel bebas dapat dimanipulasi, tetapi perubahan dari variabel bebas tidak dapat dipengaruhi.